Apa itu Arsitek? Berikut Pengertian, Tugas, Jenis, Kemampuan, dan Gajinya

Apa itu Arsitek? Berikut Pengertian, Tugas, Jenis, Kemampuan, dan Gajinya | TopKarir.com
15 SEP 2022 16:51 SEPUTAR KARIR 470 KALI DI BACA 0 KOMENTAR 0 KALI DIBAGIKAN

Arsitek menjadi salah satu profesi yang cocok bagi kamu yang memiliki jiwa kreatif, pekerjaan ini akan menggabungkan unsur seni, desain dan juga teknik di dalamnya yang membuat profesi ini menjadi salah satu profesi yang paling banyak diminati oleh kandidat.

 

Selain itu profesi ini juga tengah mengalami perkembangan yang cukup stabil tidak hanya itu ada sekitar 9.400 lowongan kerja untuk posisi arsitek setiap tahunnya jadi bila kamu tertarik untuk berkarir menjadi seorang arsitek kamu bisa masuk pada jurusan arsitek di beberapa kampus di Indonesia. Bagi kamu yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai apa itu arsitek kamu bisa menyimak pembahasan lebih lengkapnya di bawah.

 

Pengertian Arsitek

Arsitek adalah seorang profesional yang bertugas untuk merencanakan dan juga merancang sebuah desain bangunan, seorang arsitek adalah orang yang sangat terlatih di bidang seni serta desain dan juga umumnya akan memainkan peran kunci dalam membuat sebuah konstruksi dan menjadi seorang pemimpin bagi pekerja yang lain.

 

Selain itu dikarenakan seorang arsitek bertanggung jawab atas keselamatan penghuni bangunan maka arsitek harus memiliki lisensi profesional terlebih dahulu, arsitek memiliki kaitan erat dengan dunia seni rupa dan juga teknik dan juga berhubungan dengan seni karena harus membuat struktur bangunan yang tampak unik serta memiliki unsur estetik di dalamnya.

 

Tidak hanya itu arsitek juga akan berhubungan dengan teknik karena mereka harus memperhatikan unsur fungsional, keamanan, keselamatan serta kesejahteraan bangunan tersebut sehingga bisa menghasilkan rumah atau bangunan lain yang nyaman dihuni oleh para pelanggan.

 

Tugas Seorang Arsitek

Saat menjadi seorang arsitek kamu akan memiliki tugas dan juga tanggung jawab, untuk beberapa tugas seorang arsitek kamu bisa menyimaknya sebagai berikut.

 

Membuat Konsep Rancangan Bangunan

Tugas yang pertama adalah membuat konsep rancangan bangunan, pada tahap ini arsitek harus memastikan semua data dan juga informasi dari penggunaan jasa terkait kebutuhan serta persyaratan bangunan yang akan dibangun, lalu kemudian arsitek akan membuat analisis serta pengolahan data untuk membuat program serta membuat konsep rancangan.

 

Menyusun Pola Dan Bentuk Arsitektur

Tugas berikutnya adalah menyusun pola dan juga bentuk arsitektur, berdasarkan konsep rancangan yang sudah dibuat tadi maka arsitek berikutnya akan menyusun pola dan juga bentuk arsitektur dalam bentuk gambar, tidaknya itu arsitek juga akan menyusun nilai fungsional bangunan dalam sebuah diagram, pada tahap ini arsitek akan merangkum perkiraan luas bangunan, bahan bangunan yang akan digunakan, sistem konstruksi, biaya dan yang terakhir waktu pembangunan.

 

Mengembangkan Rancangan

Setelah pola dan bentuk arsitektur sudah disetujui oleh klien maka tugas berikutnya dari seorang arsitek adalah mengembangkan rancangan yang sudah dibuat, pada tahap ini arsitek harus membuat perancangan yang lebih detail mengenai Sistem konstruksi dan juga struktur bangunan yang akan dibuat. Kemudian jika sudah disetujui maka hasil pengembangan tersebut akan menjadi rancangan akhir bangunan.

 

Menerjemahkan Konsep Rancangan

Tugas berikutnya dari seorang arsitek adalah menerjemahkan konsep perancangan, pada tahap ini arsitek harus menerjemahkan konsep rancangan ke dalam bentuk gambar dan juga uraian-uraian yang lebih detail, tidak hanya itu arsitek juga akan menyajikan dokumen pelaksanaan serta syarat teknik pembangunan yang jelas dan detail.

 

Melakukan Pengadaan Pelaksanaan Konstruksi

Tugas arsitek berikutnya adalah melakukan pengadaan pelaksanaan konstruksi, dalam tahap ini akan dibagi menjadi dua tahapan yaitu yang pertama penyiapan dokumen pengadaan pelaksanaan konstruksi dan pelelangan, arsitek akan mengolah gambar kerja ke dalam format dokumen pelelangan yang dilengkapi uraian rencana kerja serta syarat-syarat teknis pelaksanaan pekerjaan atau RKS.

 

Selain itu arsitek juga akan menyiapkan rencana anggaran biaya atau RAB dan yang terakhir menyiapkan daftar volume, untuk bagian dua arsitek harus membantu klien dalam melaksanakan serta menilai pelelangan.

 

Melakukan Peninjauan Dan Pengawasan

Tugas yang terakhir dari seorang arsitek adalah melakukan peninjauan dan pengawasan, arsitek harus melakukan peninjauan secara berkala di lapangan dan juga mengadakan pertemuan secara teratur dengan klien dan pelaksana pengawasan terpadu atau MK yang sudah ditunjuk oleh klien, peninjauan ini dilakukan paling banyak satu kali dalam 2 minggu atau dalam satu bulan sekurang-kurangnya harus satu kali dalam sebulan.

 

Jenis-jenis Pekerjaan Arsitek

Dalam pekerjaan arsitek ada beberapa jenis yang sangat populer dan memiliki prospek kerja yang baik kedepannya, bagi kamu yang ingin mengetahui apa saja jenis pekerjaan di bidang arsitek kamu bisa menyimaknya di bawah ini.

 

1. Design architect 

Jenis arsitek yang pertama adalah Design architect, jenis arsitek ini merupakan yang paling Sesuai dengan definisi arsitek secara general dan tugas utama dari arsitek ini yaitu menyusun desain proyek secara keseluruhan, saat kamu bekerja disini kamu akan menganalisis kebutuhan klien, lokasi dan juga lingkungan di sekitar bangunan serta kamu juga akan membuat desain bangunan.

 

2. Technical architect

Technical architect kakak lebih fokus pada sisi teknis maupun fungsi dari sebuah bangunan, jenis arsitek ini akan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa sebuah bangunan harus berhasil dibangun dan juga berfungsi, biasanya jenis arsitek yang satu ini lebih banyak bekerja dalam proyek besar seperti pembuatan gedung dan juga perkantoran.

 

3. Project manager

Project manager bertanggung jawab untuk mengatur proyek dan juga mengembangkan rencana kerja serta berkoordinasi dengan banyak anggota tim, untuk menjadi seorang Project Manager kamu memerlukan pengetahuan yang luas tentang proses arsitektur serta beberapa skill lain seperti skill komunikasi, pemecahan masalah, serta harus memiliki skill kepemimpinan.

 

4. Desainer interior

Desainer interior memiliki fokus dalam membangun pengalaman yang menarik bagi siapapun yang menempati sebuah bangunan contohnya seperti membuat desain arsitek rumah, jenis arsitek ini bertugas dalam menentukan penataan dinding, hingga pencahayaan.

 

5. Landscape architect

landscape architect memiliki tanggung jawab merencanakan dan juga merancang bagian luar ruangan contohnya seperti membuat taman atau kebun, untuk menjadi seorang landscape arsitek kamu harus menguasai beberapa ilmu tambahan contohnya seperti manajemen air hujan, desain penanaman dan juga perencanaan yang berkelanjutan.

 

Kemampuan yang Harus dikuasai Untuk Menjadi Arsitek

Seperti yang sudah dijelaskan di atas menjadi seorang arsitek akan menggabungkan sebuah pekerjaan dari tiga aspek penting yaitu seni desain dan teknik, maka dari itu bagi kamu yang ingin menjadi seorang arsitek tentunya harus memiliki berbagai kemampuan terkait tiga unsur di atas tadi, Adapun beberapa kemampuan yang harus dikuasai untuk menjadi seorang arsitek adalah sebagai berikut.

 

  • Kemampuan numerik
  • Pemikiran kreatif
  • Keterampilan berpikir kritis
  • Pengetahuan ilmu hukum dasar
  • Skill komunikasi dan kolaborasi
  • Problem solving skill
  • Peka terhadap unsur komersial
  • Kemampuan artistik
  • Gelar sarjana dari jurusan ilmu arsitektur
  • Lisensi arsitek profesional

Rata-rata Gaji Arsitek di Indonesia

Gaji arsitek di Indonesia sendiri cukup bervariatif mulai dari puluhan juta sampai ratusan juta tergantung dari posisi yang sedang dijabat, namun untuk rata-rata dari gaji arsitek di Indonesia dikutip dari indeed.com bulannya yaitu sekitar Rp. 5.069.039 juta perbulan, dan untuk kota yang memberikan Gaji tertinggi di Indonesia untuk posisi arsitek yaitu kota Jakarta Rp. 5.938.495 juta perbulan nya.

 

Seperti yang telah kita ketahui bahwa untuk menjadi seorang arsitek kamu harus memiliki beberapa skill dan kemampuan yang mumpuni dan tidak hanya itu kamu juga harus memiliki sertifikasi mengenai arsitek agar bisa menunjang karir kamu kedepannya dalam dunia arsitektur, di Indonesia sendiri arsitek merupakan salah satu profesi yang memiliki prospek kerja yang luas maka tidak heran ada banyak sekali orang yang melamar pada posisi arsitek.

 

Bagi kamu yang mungkin saja ingin menjadi seorang arsitek dan sudah memenuhi beberapa kualifikasi di atas kamu bisa mencari lowongan pekerjaan sebagai arsitek di TopKarir, dapatkan juga informasi menarik lainnya seputar karir dan pekerjaan hanya di TipsKarir.


  • Login terlebih dahulu jika ingin meninggalkan komentar.